DISPUSIP

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku

Taipan di Bawah Bayang-Bayang Papi

9786230015632_Taipan_Di_Bawah_Bayangan_Papi
Detail
Judul
Taipan di Bawah Bayang-Bayang Papi
Pengarang
William Yang
Penerbit
Elex Media Komputindo
Deskrpsi

Resensi Novel Minggu Ini

Oleh:

Prescella J Pelupessy.,S.Pd.,M.T

Pustakawan Ahli Madya

Pendahuluan

Novel Taipan di Bawah Bayang-Bayang Papi mengangkat kisah tentang dinamika keluarga yang dibalut oleh kekuasaan, kekayaan, dan dominasi figur ayah. Kata “taipan” yang identik dengan keberhasilan dan kejayaan justru ditampilkan dalam bayang-bayang otoritas “Papi” yang kuat dan menentukan. Novel ini menyajikan potret pergulatan batin seorang anak yang tumbuh di tengah tuntutan besar, nama keluarga, dan ekspektasi sosial.

Isi dan Alur Cerita

Cerita berfokus pada tokoh utama yang hidup dalam lingkungan keluarga mapan dengan figur ayah yang dominan, ambisius, dan berpengaruh. Keberhasilan bisnis dan status sosial keluarga menjadi standar mutlak yang harus dipenuhi sang anak. Di balik gemerlap kesuksesan, tokoh utama justru mengalami konflik batin: antara keinginan pribadi dan tuntutan untuk menjadi penerus kejayaan sang ayah.

Alur cerita berkembang melalui konflik psikologis dan relasi keluarga yang tegang. Tekanan yang terus-menerus membuat tokoh utama mempertanyakan makna sukses, kebebasan, dan identitas diri. Novel ini tidak hanya berbicara tentang dunia bisnis, tetapi lebih dalam menyentuh sisi emosional dan kemanusiaan.

Penokohan dan Latar

Penokohan dalam novel ini kuat, terutama figur “Papi” yang digambarkan sebagai simbol kekuasaan dan kontrol. Tokoh ayah tidak sepenuhnya antagonis, melainkan hadir sebagai produk zamannya—keras, penuh ambisi, dan meyakini bahwa keberhasilan adalah warisan terbaik bagi anak.

Latar kehidupan keluarga elit dan dunia usaha menjadi ruang yang kontras dengan kegelisahan batin tokoh utama. Bahasa yang digunakan sederhana namun efektif dalam menyampaikan konflik emosional dan ketegangan relasi keluarga.

Kelebihan Novel

  • Mengangkat konflik keluarga yang dekat dengan realitas sosial
  • Penokohan ayah dan anak digarap dengan kuat dan emosional
  • Tema pencarian jati diri relevan dengan pembaca lintas usia
  • Alur cerita mengalir dan mudah dipahami

Kekurangan Novel

  • Beberapa konflik terasa berulang pada sisi batin tokoh
  • Latar dunia bisnis belum digarap secara teknis mendalam

Kesimpulan

Taipan di Bawah Bayang-Bayang Papi adalah novel yang menyuguhkan refleksi tentang arti kesuksesan dan kebebasan dalam lingkup keluarga. Novel ini menegaskan bahwa warisan terbesar bukan hanya kekayaan atau kekuasaan, melainkan ruang bagi anak untuk menjadi dirinya sendiri. Karya ini layak dibaca oleh pembaca yang tertarik pada tema keluarga, psikologi, dan konflik nilai dalam kehidupan moder