
Detail | |
|---|---|
Judul | SAY NO TO ME |
Pengarang | Wiwien Wintarto |
Penerbit | Gramedia Pustaka Utama (Metropop) |
Deskrpsi | RESENSI BUKU MINGGU INI oleh Ringkasan Cerita Novel ini berawal dari ide unik pasangan suami-istri Wisnu dan Dewi menjelang ulang tahun pernikahan mereka yang kesembilan. Mereka ingin mengulang kisah cinta lokasi mereka, namun pada generasi karyawan Helman Corporations, kerajaan bisnis yang dipimpin Wisnu. Mereka pun menyeleksi dua kandidat: Arga Saktiawan, karyawan marketing pengembang game Omega Dome yang merasa hidupnya serangkaian kegagalan, dan Ariana Nanda (Ari), pegawai baru Toko Buku Daring dan Kafe LookBook yang brilian sebagai penulis namun memiliki pola pikir tak biasa karena masa lalunya. Perjodohan ini dikemas dalam sebuah proyek kerja sama mengadaptasi novel Ari, Love in Pocong, menjadi game interaktif dan film layar lebar. Arga ditunjuk sebagai asisten manajer proyek untuk mendampingi Ari. Ironisnya, Arga yang sudah telanjur jatuh cinta kepada Ari ditolak mentah-mentah (ilfil), sementara Ari justru terlibat asmara dengan Reva, bos Omega Dome, yang notabene baru saja menikah dengan Salsa, sahabat Dewi. Kisah menjadi rumit ketika Arga yang patah hati mencari pelarian kepada Dena, kakak sepupunya. Perjodohan yang mulanya dimaksudkan untuk merayakan cinta, justru mengancam kebahagiaan banyak pihak. Keunggulan Novel
Kekurangan dan Catatan
Kesimpulan Say NO To ME adalah novel Metropop yang menyajikan kisah romansa yang menghibur dan penuh intrik di tengah hiruk-pikuk kehidupan profesional dan urban. Novel ini cocok dibaca bagi Anda yang menyukai cerita cinta dengan bumbu konflik, drama, dan alur yang tidak terduga. Penulis mengajak pembaca untuk merenungkan bahwa terkadang, cinta yang diatur atau dipaksakan justru menemui takdir yang berbeda.
|