DISPUSIP

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku

Prahara Cinta Alia

ID_GPU2018MTH02UTAN
Detail
Judul
Prahara Cinta Alia
Pengarang
Arif YS (Dr. Arif Yosodipuro, MM
Penerbit
2018
Deskrpsi

Resensi Buku ” Prahara Cinta Alia

oleh
P. J. Pelupessy, S.Pd., M.T.
Pustakawan Ahli Madya

Penulis : Arif YS (Dr. Arif Yosodipuro, MM

Tahun Terbit: 2016

ISBN: 978-602-03-3316-8

Jumlah Halaman: ± 408 halaman

Tahun Terbit : 2018

Sinopsis Singkat

Alia adalah gadis cantik dan baik yang sejak kecil tunduk pada nasihat kakeknya: “jangan pacaran.” Namun, ketika Alia mulai mendapat perhatian dari beberapa lelaki, ia mulai terbawa arus asmara.

Dalam hidupnya, Alia jatuh cinta pada tiga pria sekaligus: Antonio (teman SMP-nya, kaya dan perhatian), Andika (teman sekolah, juga berasal dari keluarga yang terpandang), dan Rangga (senior kuliah, lebih dewasa).

Ketiganya membawa tantangan bagi Alia: ia harus membagi waktu, sering berbohong (terutama pada nenek/kakeknya), hingga mengabaikan pelajaran dan aturan yang selama ini ia pegang. Saat ujian tiba, akibatnya terasa berat: Alia tidak naik kelas. Meskipun begitu, ia tetap ingin melanjutkan hubungannya yang “tidak sah” menurut norma dan nilai yang diajarkan keluarga.

Pada akhirnya Alia mencoba menentukan pilihan di antara para pelamarnya—namun keputusan itu mengundang konsekuensi, sakit hati, dan balas dendam dari pihak yang ditinggalkan. Nasib Alia pun menjadi pusat konflik: kehilangan reputasi dan kehormatan, serta mempertanyakan kembali norma, etika, dan nilai-nilai yang pernah dijunjungnya.

Analisis

Tema & Pesan
Novel ini mengangkat tema cinta, moralitas, norma sosial, dan perlawanan terhadap aturan keluarga. Kisahnya menjadi peringatan bahwa nafsu cinta yang tidak dikendalikan bisa membawa kerusakan pada diri sendiri—terutama ketika norma-norma kehidupan diabaikan. Pembaca diajak merefleksikan: di mana batas cinta yang boleh? Apa akibat dari melanggar nilai-nilai yang selama ini dipercaya?

Alur & Struktur

  • Menggunakan alur maju dan mundur, kadang cerita kembali ke masa ketika Alia mengingat pesan-pesan kakeknya.
  • Cerita cukup padat dan detail dalam menggambarkan konflik batin Alia: ketundukan, penolakan, pengakuan perasaan, hingga penyesalan.

Karakter

  • Alia sebagai tokoh utama mengalami perkembangan karakter: dia yang awalnya sangat menghormati norma keluarga, berubah karena cinta—meskipun perubahan itu membawa banyak kerugian.
  • Para pelamar (Antonio, Andika, Rangga) mewakili pilihan-pilihan berbeda: dari yang “aman”, yang dekat, hingga yang lebih dewasa dan penuh tantangan. Ini menambah ketegangan emosional dalam cerita.

Kelebihan

  1. Penggambaran konflik batin yang realistis dan emosional; membuat pembaca bisa merasakan dilema yang dialami Alia.
  2. Bahasa yang mudah dipahami; meskipun tema berat, penyampaiannya cukup ringan sehingga cocok untuk pembaca remaja.
  3. Novel memberi pelajaran moral yang kuat tentang dampak dari pilihan pribadi terhadap kehidupan dan reputasi seseorang.

Kekurangan

  • Beberapa adegan atau perasaan mungkin terasa berlebihan secara emosional, bagi pembaca yang lebih suka cerita yang lebih proporsional.
  • Konflik dan drama percintaan yang sangat banyak bisa membuat alur terasa terlalu “ramai” dan mungkin membingungkan pada beberapa bagian transisi.
  • Karena banyaknya pilihan cinta dan perubahan karakter, kadang pembaca bisa kurang empatik terhadap karakter selain Alia, karena kurang mendalamnya latar belakang masing-masing.

Kesimpulan

Prahara Cinta Alia adalah novel romantis yang kuat membawa tema cinta, moralitas, dan konsekuensi pilihan pribadi. Cocok bagi pembaca remaja hingga dewasa muda yang menyukai kisah asmara yang penuh liku dan pertentangan nilai. Novel ini memberi pelajaran bahwa jatuh cinta bukan sekadar soal perasaan, tapi juga soal tanggung jawab terhadap nilai, norma, dan diri sendiri.